Laman

Minggu, 11 September 2011

senam ketawa.patut dicoba..

Senam tertawa adalah tertawa yang dilakukan bersama-sama satu kelompok orang atau tertawa berjamaah, dilakukan secara sengaja dengan melalui suatu aba-aba.
Secara sengaja kita masing-masing tertawa (tertawa alami) yakni tertawa yang datang sendirinya dari dalam, tanpa rangsangan, agar teman-teman satu kelompok semua ikut tertawa.
Mengapa ?
Karena tertawa itu bisa meningkatkan kesehatan kita baik fisik maupun mental, murah dan mudah dilakukan setiap orang.
Dengan berkelompok hasilnya lebih efektif. Tertawa 1 menit sebanding dengan olah raga aerobic 10 menit.
Manfaat tertawa;
menanggulangi stress; membuat otot wajah menjadi rileks dan awet muda; meningkatkan sistim ke-kebalan tubuh; merangsang pengeluaran endorphin, serotonin, dan meIantonin yang membuat perasaan menjadi tenang, nyaman dan bahagia; dapat menurunkan tekanan darah tinggi, mencegah penyakit jantung.
Tertawa dapat disamakan dengan meditasi dinamis. Karena sewaktu tertawa kita tidak berpikir apa-apa. Saat kita berpikir tertawanya tidak lepas.
Cara pelaksanaan senam tertawa;
Semua orang berdiri melingkar; diberikan aba-aba “Ketawa Yuk”: dijawab sambil menghentakkan kepalan tangan kiri yang diangkat dari atas kebawah, sambil teriak “Yes !!! “.
Diulang sekali lagi “Ketawa Yuuk”, dijawab “Yes” diberi aba-aba: Tertawa, dijawab sambil menghentakkan kepalan tangan kiri yang diangkat dari atas kebawah: Bisa !!!, diulang: Tertawa, dijawab: Bisa !!!.
Bersama-sama mengucapkan: Ha…ha ha….! HL.hL.hL.! Ho…ho… ho..! (2x);
Lalu semua serentak tertawa lepas: Ha…ha…ha…ha….tanpa henti; peserta aktif bergerak keteman-teman kiri kanan, saling tatap mata tertawa murnipun terjadi sampai ada yang mengeluarkan air mata.
Setelah setengah sampai satu menit, melihat situasi peserta sudah capai atau belum, untuk berhenti, aba-aba diberikan sambil bertepuk tangan ha….ha…ha…ho…ho….ho…. Diulang beberapa kali sampai semua berhenti tertawa. Kemudian diulang dari awal lagi, sampai tertawanya bisa serentak semua tanpa kecuali
ikut tertawa.
Sumber : Buku LAUGH FOR NO REASON (Terapi Tertawa); oleh Dr. Madan Kataria.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Mengenai Saya

Foto Saya
like a simple.. no more...
Diberdayakan oleh Blogger.